Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Mengapa ayahku berbeda?

Namaku anggun sejak kecil aku tinggal bersama ayah angkat ku, Ayah seorang penjual es campur keliling menggunakan gerobak, kadang aku berfikir mengapa orang tua ku menitipkan aku kepada orang yang bisa dibilang keluarga tak mampu juga. Disana aku dianggap seperti anak sendiri karena ayah gak punya anak perempuan jadi ia sangat menyayangi ku seperti anak kandung sampai akhirnya kakak-kakak ku iri karena ayah selalu membandingkan aku dengan nya. Ujar ayah saat menjawab pertanyaan anak lelaki nya "Semuanya anak ayah dan ayah gak pernah membeda-bedakan ayah sayang dan sangat bangga mempunyai anak-anak seperti kalian" sambil memeluk semua anaknya. Aku suka banget saat ayah mengeluarkan kata-kata itu, Ayah orang nya sederhana gak pernah memaksa ego nya untuk mengatur kehidupan anak-anak nya karena bagi ayah suatu saat nanti anak-anak ayah akan berfikir sendiri bagaimana yang terbaik untuk nya. Ayah emang bukan Ayah kandung ku tapi aku sayang menyayangi nya jauh dari Papa ka...

Malaikat tak bersayap

Ibu adalah harta yang tidak bisa dibeli dengan uang. Tak usah dipertanyakan apa saja pengorbanan yang telah dilakukan ibumu selama ini. Sejak kecil kita pasti sangat bergantung sekali dengan ibu bahkan sampai kita mati pun kita masih membutuhkan seorang ibu. Nah buat kalian yang durhaka terhadap Ibu, semoga setelah membaca artikel ini kalian akan sadar dan minta maaf bahkan mulai menghargai dan menghormati wanita berhati emas itu.. Hargai pengorbanan seorang ibu walau hanya seujung kuku. Kita sebagai seseorang wanita tidak akan bisa melupakan perjuangan yang telah ia berikan hingga kita sebesar ini karena kita akan mengalami fase menjadi seorang ibu rumah tangga juga nantinya, adakah di benak kalian berfikir apakah kita bisa menjadi ibu untuk anak kita jauh lebih baik daripada ibu kita saat ini, atau bahkan kita berada di posisi bawahnya. Sembilan bulan kita hidup dalam kandungan Ibu, Ibu selalu membawa kita kemanapun ia pergi. Tak pernah ia berfikir untuk meninggalkan kita wal...

Teman terbaik bakal menemani sampai rambut memutih

Sahabat yang baik sulit untuk ditemukan, lebih sulit untuk ditinggalkan, dan tidak mungkin mudah untuk dilupakan. Sahabat adalah seseorang yang mampu mengerti kita, yang siap mendengarkan curhatan kita, yang selalu memotifasi apa tujuan kita. Tempat kita menyimpan sebuah kata-kata yang akan menjadi rangkaian cerita, tempat kita berbagi asa, bahkan suka duka dilalui bersama. Aku mempunyai 4 orang sahabat, mereka yang aku maksud adalah indah, ines, ace dan rahma. Hari-hari rasanya tak lengkap bila tak melihat canda tawanya, tak pernah tersirat dalam pikiran mereka bahwa suatu saat, waktulah yang akan memisahkan kita. Mungkin karena kerjaan atau keadaan lain yang harus meninggalkan segalanya. Mereka sangat memahami ku, mengerti sifat ku bahkan mengetahui maksud hatiku. Aku belum menemukan sosok pengganti seperti mereka di Kampus, yaa mungkin karena baru jadi belum akrab. Aku suka cara mereka yang apa adanya, mereka yang selalu menghiasi hari-hariku. Mungkin sekarang kita tak b...

Perjuangan yang belum ternilai

Dulu kecil pengen banget rasanya cepet-cepet jadi orang dewasa dan ngerasain apa itu CINTA? Tapi sekarang malah pengen kembali lagi ke masa kecil yang dimana kita hanya menangis karena tidak dibelikan mainan baru oleh mama. Bosen selalu mengalami fase dimana akrab-nyaman-jadian-lalu terulang lagi fase dimana berakhir dengan kata putus lagi lagi dan lagi. Akan tetapi untuk hubungan ku ini serius ya guys. Seseorang itu bernama wahid ia yang selama 2 tahun ini menemaniku, Lama banget ya.. hehe Dia orang nya dewasa banget tapi aku nya yang selalu bersifat layak nya anak kecil, untung orangnya sabar entah itu hati terbuat dari apa kok bisa ngadepin sifat aku yang benar-benar udah kelewat batas ini, yang selalu mancing emosi dan buat dia marah. Sebenernya aku gak pernah sih ada niatan untuk buat masalah pengen nya akur terus, biar langgeng tapi entahlah kenapa aku selalu ngajaki dia berantem tiap hari, entah itu karena masalah apa pokoknya semua masalah kecil selalu aku besarin.. Egoi...

Sahabat terbaikku bermuka dua

Namaku Renata aku anak kelas Administrasi Perkantoran sekolah menengah kejuruan 1 tepat nya di Palembang. Aku anaknya pendiem gak suka bergaul bukan berarti aku sombong ya.. tapi inilah sifat yang aku terapkan kalau belum akrab. Selama sebulan sekolah aku masih saja belum menemukan sosok seorang sahabat, kalo kenal sih pasti ya.. namanya juga satu kelas apalagi sampe 3 tahun nanti bareng terus. Saat itu ada masalah besar yang lagi menimpa teman sekelasku, masalah nya sih manusiawi banget karena uang pembayaran sekolah yang gak sengaja ke pakai sampai semua anak di kelas gak mau berteman dengan nya bahkan sampai ada yang membenci nya. Tapi aku gak mau ikut-ikutan membesarkan masalah itu, karena bagiku bukan kita juga yang merasa dirugikan toh nanti juga itu uang dikembaliin. Setelah kejadian masalah itu Riska jadi gabung ke geng aku. Makin kesini aku merasakan sikap Riska yang sangat beda dengan ku tak seperti anak lain di kelas ku. Dia yang konyol membuatku nyaman akan sikap nya y...