Mengapa ayahku berbeda?
Namaku anggun sejak kecil aku tinggal bersama ayah angkat ku, Ayah seorang penjual es campur keliling menggunakan gerobak, kadang aku berfikir mengapa orang tua ku menitipkan aku kepada orang yang bisa dibilang keluarga tak mampu juga.
Disana aku dianggap seperti anak sendiri karena ayah gak punya anak perempuan jadi ia sangat menyayangi ku seperti anak kandung sampai akhirnya kakak-kakak ku iri karena ayah selalu membandingkan aku dengan nya.
Ujar ayah saat menjawab pertanyaan anak lelaki nya "Semuanya anak ayah dan ayah gak pernah membeda-bedakan ayah sayang dan sangat bangga mempunyai anak-anak seperti kalian" sambil memeluk semua anaknya.
Aku suka banget saat ayah mengeluarkan kata-kata itu, Ayah orang nya sederhana gak pernah memaksa ego nya untuk mengatur kehidupan anak-anak nya karena bagi ayah suatu saat nanti anak-anak ayah akan berfikir sendiri bagaimana yang terbaik untuk nya.
Ayah emang bukan Ayah kandung ku tapi aku sayang menyayangi nya jauh dari Papa kandung ku, karena sifat nya itu yang benar-benar memotivasi aku. Ayah selalu mengingatkan semua kesalahan yang telah terjadi agar tidak pernah terulang, Ayah orang nya gak pernah marah tapi ia hanya tegas dan semua mengerti apa yang dimaksud Ayah.
Setelah menjalani kehidupan selama 3 tahun bersama keluarga Ayah. Tiba-tiba orang tua ku menjemputku karena mereka sudah sukses, saat itu aku tidak mau di ajak pulang bersama nya karena aku telah merasa nyaman dan betah bersama Ayah.
Namun sebaliknya Papa ku berfikir bahwa Ayah telah mempengaruhiku agar aku tidak mau kembali bersama kedua orang tua ku nanti, fikiran itu salah.. Ayah gak pernah mengajariku keburukan bahkan Ayah selalu menjadi penguat saat aku lemah.
Dan akhirnya, aku pun terpaksa pulang karena aku gak mau Ayah tersakiti dengan kata-kata Papa.
Papa ku orang nya keras semua nya diatur bahkan saat itu pun aku gak boleh bertemu dengan ayah, ia sangat berbeda dengan Ayah. Mungkin Papa lupa kalau Ayah yang selama ini mengurusku dengan kasih sayang yang tulus dan tidak meminta imbalan apapun.
Aku sayang semua nya karena aku tau perbedaan sifat bukan berarti tidak sayang, akan tetapi semua orang tua memiliki cara tersendiri untuk mendidik anaknya, dan mungkin aku belum mengerti apa yang diinginkan orang tuaku. Tapi percayalah aku selalu ingin menunjukkan yang terbaik di mata orang tua ku agar mereka bangga memiliki anak sepertiku.
Disana aku dianggap seperti anak sendiri karena ayah gak punya anak perempuan jadi ia sangat menyayangi ku seperti anak kandung sampai akhirnya kakak-kakak ku iri karena ayah selalu membandingkan aku dengan nya.
Ujar ayah saat menjawab pertanyaan anak lelaki nya "Semuanya anak ayah dan ayah gak pernah membeda-bedakan ayah sayang dan sangat bangga mempunyai anak-anak seperti kalian" sambil memeluk semua anaknya.
Aku suka banget saat ayah mengeluarkan kata-kata itu, Ayah orang nya sederhana gak pernah memaksa ego nya untuk mengatur kehidupan anak-anak nya karena bagi ayah suatu saat nanti anak-anak ayah akan berfikir sendiri bagaimana yang terbaik untuk nya.
Ayah emang bukan Ayah kandung ku tapi aku sayang menyayangi nya jauh dari Papa kandung ku, karena sifat nya itu yang benar-benar memotivasi aku. Ayah selalu mengingatkan semua kesalahan yang telah terjadi agar tidak pernah terulang, Ayah orang nya gak pernah marah tapi ia hanya tegas dan semua mengerti apa yang dimaksud Ayah.
Setelah menjalani kehidupan selama 3 tahun bersama keluarga Ayah. Tiba-tiba orang tua ku menjemputku karena mereka sudah sukses, saat itu aku tidak mau di ajak pulang bersama nya karena aku telah merasa nyaman dan betah bersama Ayah.
Namun sebaliknya Papa ku berfikir bahwa Ayah telah mempengaruhiku agar aku tidak mau kembali bersama kedua orang tua ku nanti, fikiran itu salah.. Ayah gak pernah mengajariku keburukan bahkan Ayah selalu menjadi penguat saat aku lemah.
Dan akhirnya, aku pun terpaksa pulang karena aku gak mau Ayah tersakiti dengan kata-kata Papa.
Papa ku orang nya keras semua nya diatur bahkan saat itu pun aku gak boleh bertemu dengan ayah, ia sangat berbeda dengan Ayah. Mungkin Papa lupa kalau Ayah yang selama ini mengurusku dengan kasih sayang yang tulus dan tidak meminta imbalan apapun.
Aku sayang semua nya karena aku tau perbedaan sifat bukan berarti tidak sayang, akan tetapi semua orang tua memiliki cara tersendiri untuk mendidik anaknya, dan mungkin aku belum mengerti apa yang diinginkan orang tuaku. Tapi percayalah aku selalu ingin menunjukkan yang terbaik di mata orang tua ku agar mereka bangga memiliki anak sepertiku.
Y pasti berbeda lh, klo samo selingkuhan brarti
BalasHapussetuju banget
HapusSedihh
BalasHapussedih uhh
HapusCritany bgusb😊
BalasHapusmakasih
HapusCertinya menarik
BalasHapusmakasih
Hapusbagusss:)
BalasHapusmakasih ce
Hapus👍👍
BalasHapusSuka banget
BalasHapusmakasih
HapusBagus kak ceritonyo:)
BalasHapusmakasih dek
HapusNice 👍
BalasHapusGood job 👍👍
BalasHapusNice
BalasHapusKeren kali
BalasHapusCritonyo sngt bgus
BalasHapusmakasih pa
Hapuskeren ceritanya
BalasHapusKeren terharu deh
BalasHapusmasak sih
HapusKeren terharu deh
BalasHapusthx
Hapussemua orgtua pengen anaknyo bahagia. Mungkin caronyo bae yg salah.
BalasHapuslikee
BalasHapusSdih bget sih
BalasHapusbutuh tisu
HapusTerharu
BalasHapuslebay deh
HapusUhh sedihh nn
BalasHapusuhh mau tisu
HapusUhh sedihh nn
BalasHapusterharu ya
HapusSedih dan buat terharu
BalasHapusthx rani
HapusUhh sedihh nn
BalasHapusNicee.. good luck utk cerita selanjutnya
BalasHapusamin makasih
HapusNicee..good luck utk cerita selanjutnya
BalasHapusGood Job
BalasHapusGood Job
BalasHapusKeren☺
BalasHapusUnchh
BalasHapus👍
BalasHapus👍
BalasHapusSedihnyo 😭
BalasHapusCerita nya sedih & terharu
BalasHapus👍👍👍👍
BalasHapusTerharu
BalasHapusKeren
BalasHapusbee tantee
BalasHapusWahh terharu
BalasHapusSedih ceritanya
BalasHapuskreatif
BalasHapusthx
BalasHapusUp gan
BalasHapus